Kamis, 06 Oktober 2011

Kejahatan Didunia Maya

Internet pertama kali diperkenalkan dengan keindahan-keindahannya. Karena dengan internet setiap umat mampu berkomunikasi dan bertransaksi dengan sangat mudah. Tapi, sekarang ini muncul pengrusakan-pengrusakan kecil oleh para script kiddies. Aksi-aksi mereka tentu sangat dilarang, karena dapat merugikan. Tujuannya tidak lain adalah untuk kekayaan.
Indonesia bukan hanya terkenal sebagai negara terkorup di dunia, melainkan juga Negara dengan “carder” tertinggi di muka bumi, setelah Ukrania. “carder” adalah penjahat di internet, yang membeli barang di toko maya (online shoping) dengan memakai kartu kredit milik orang lain. Meski pengguna internet Indonesia masih sedikit dibanding negara Asia Tenggara lainnya, apalagi dibanding Asia atau negara-negara maju, nama warga Indonesia di internet sudah “ngetop” dan tercemar! Indonesia masuk “blacklist” di sejumlah online shoping ternama, khususnya di amazon.com dan ebay.com Kartu kredit asal Indonesia diawasi bahkan diblokir. Sesungguhnya, sebagai media komunikasi yang baru, internet memberikan sejuta manfaat dan kemudahan kepada pemakainya. Namun internet juga mengundang ekses negatif, dalam berbagai tindak kejahatan yang menggloblal. Misalnya, tindak penyebaran produk pornorgrafi, pedofilia, perjudian, sampah (spam), bermacam virus, sabotase, dan aneka penipuan, seperti carding, phising, spamming, dll. Yang gawat, nama negara terseret karenanya.

1. Apa itu Carder atau Carding
Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet. Sebutan pelakunya adalah “carder”. Sebutan lain untuk kejahatan jenis ini adalah cyberfroud alias penipuan di dunia maya. Menurut riset Clear Commerce Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas – AS , Indonesia memiliki “carder” terbanyak kedua di dunia setelah Ukrania. Sebanyak 20 persen transaksi melalui internet dari Indonesia adalah hasil carding. Akibatnya, banyak situs belanja online yang memblokir IP atau internet protocol (alamat komputer internet) asal Indonesia. Kalau kita belanja online, formulir pembelian online shop tidak mencantumkan nama negara Indonesia. Artinya konsumen Indonesia tidak diperbolehkan belanja di situs itu. Menurut pengamatan ICT Watch, lembaga yang mengamati dunia internet di Indonesia, para carder kini beroperasi semakin jauh, dengan melakukan penipuan melalui ruang-ruang chatting di mIRC. Caranya para carder menawarkan barang-barang seolah-olah hasil carding-nya dengan harga murah di channel. Misalnya, laptop dijual seharga Rp 1.000.000. Setelah ada yang berminat, carder meminta pembeli mengirim uang ke rekeningnya. Uang didapat, tapi barang tak pernah dikirimkan.
[2]. Yang Harus Anda Sadari
—————————
Sebelum anda memutuskan untuk terjun di dunia carder, ada baiknya anda menyadari dan mengetahui hal-hal berikut:

–[1. Carding adalah sebuah perbuatan dosa yang pelakunya jelas-jeas akan mendapatkan siksa di Neraka. Apapun agama anda (jika anda benar-benar orang beragama), saya rasa tidak satupun dari ajaran agama yang ada memperbolehkan pemeluknya untuk menjadi pencuri.

–[2. Dunia carding bukanlah taman bermain anak-anak yang bisa anda tinggalkan begitu saja setelah anda bermain di dalamnya. Anda bisa, dan sangat mungkin untuk dilacak. Sekali saja anda tertangkap, anda akan menghabiskan sisa umur anda dengan penuh rasa sesal di balik jeruji besi. Nama anda dan keluarga anda akan tercemar, dan satu hal yang perlu anda ingat, tak satupun dari perusahaan yang ada sat ini mau menerima mantan narapidana sebagai karyawan.

–[3. Dalam melakukan aksi carding:
- gunakan line telepon yang bukan milik anda.
- Pakailah account Internet yang juga bukan milik anda.
- Jangan sekali-kali meninggalkan nama asli, handle asli, atau nama orang lain yang mengenal anda.

–[4. Gunakan proxy anonymouse atau elite proxy. Manfaatkan anonymizer, namun perlu anda ketahuai bahwa biasanya anonymizer menolak untuk melayani protokol http over ssl (https://). Ingat selalu bahwa setiap transaksi di Internet pasti mencatat alamat IP anda.

–[5. Bersihka jejak yang tertinggal di komputer tempat anda melakukan aksi menggunakan penghapus jejak yang telah banyak beredar di Inet. Dan jika anda cukup paranoid, hapus sidik jari!!

Pengertian kewirausahaan

Wirausaha adalah seseorang yang pandai melihat dan memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya. Dengan berwirausaha kita juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Sedangkan kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Acmad Sanusi, 1994).

Karakteristik Wirausahawan

· Jujur, ulet, tekun, dan bertanggung jawab

· Berwatak maju dan cerdik

· Penuh inisiatif dan kreatif

· Bersikap mental positif

· Disiplin tinggi dalam berwirausaha

· Berkepribadian yang menarik

· Siap menerima resiko kegagalan

· Percaya diri dan berorientasi dimasa depan

· Bekerja ekonomis dan efisien

· Berorientsasi kepada tugas dan hasil

· Sanggup bekerja lama dan bekerja keras

· Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya

Tujuan

· Menambah jumlah wirausaha yang berkualitas dan sukses

· Membuka lapangan pekerjaan baru

· Membudayakan semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat yang mampu, handal dan unggul

· Menumbuhkan jiwa yang tangguh dan kuat

Peran Tekhnologi Internet Dalam Kewirausahaan

Pada zaman yang sudah maju ini dunia maya sudah menjadi faktor pendukung dalam berwirausaha. Tujuannya adalah untuk mempermudah seseorang dalam melaksanakan transaksi jual beli. Dimana seseorang tidak perlu datang ke toko untuk membelinya.

Cara-cara yang digunakan cukup banyak, kita hanya tinggal bergabung dengan grup-grup yang tersedia di facebook, twitter, dan masih banyak lagi cara yang digunakan para pengusaha dalam menjual barang dagangannya.

Faktor Penyebab Keberhasilan Dan Kegagalan Dalam Kewirausahaan

a. Keberhasilan Suatu Usaha

· Memiliki cukup modal

· Pengalaman dalam bidang kewirausahaan sangat luas

· Adanya perencanaan yang tepat dan mantap

· Mampu melaksanakan manajemen dengan baik

· Inisiatif dan selalu proaktif

· Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan pihak lain

b. Kegagalan Suatu Usaha

· Modal yang kurang

· Kurangnya pengalaman dalam bidang kewirausahaan

· Tidak adanya perencanaan yang tepat dan mantap

· Tidak mampu melaksanakan manajemen dengan baik

· Kurang inisiatif dan terlalu pasif

· Tidak menjaga dan memelihara hubungan baik dengan pihak lain

Faktor Pendukung Dalam Kewirausahaan

Dalam wirausaha faktor pendukung itu sangatlah penting, guna mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Salah satu faktor yang paling penting adalah modal. Dengan tidak adanya modal yang cukup kita tidak akan bisa menjalankan usaha. Adapun faktor yang lain yaitu wawasan yang luas. Wirausaha tanpa memiliki wawasan yang luas sangatlah mustahil usaha tersebut akan berjalan dengan baik.

Sabtu, 29 Mei 2010

Mourinho Resmi Latih Madrid


Jose Mourinho resmi menjadi pelatih Real Madrid pada musim depan setelah Florentino Perez menyelesaikan masalah kontrak "The Special One" dengan Inter Milan.

Sebelumnya, pembicaraan antara Massimo Moratti dan Perez sempat tersendat karena Madrid hanya mau membayar 8 juta uero dari total 16 juta uero klausa pelepasan kontrak Mou. Namun, berdasarkan pemberitaan media massa spanyol, Perez berhasil melakukan negosiasi dengan Moratti dan hanya membayar 8 juta uero untuk membebaskan Mou. Mou-pun kemudian diikat kontrak selama empat tahun.

Berdasarkan situs resmi Inter, pemberitaan media Spanyol itu ternyata salah. Moratti berhasil memaksa Los Blancos membayar penuh 16 juta uero klausa pelepasan pelatih asal Portugal itu. Namun, pembayaran klausa pelepasan Mou akan terbagi dalam dua tahap. Pembayaran pertama adalah 10 juta uero, dilakukan di depan. Sisanya, 6 juta uero, akan dibayar dalam bentuk lain termasuk pemberian pemain oleh Madrid ke Inter.

Direncanakan, Mourinho akan diperkenalkan ke publik Spanyol pada hari Senin. Perkenalan akan di selenggarakan di Stadion Santiago Bernabeu pukul satu siang waktu setempat.



http://www.bolanews.com/liga/liga-spanyol/8942-Mourinho-Resmi-Latih-Madrid.html

Active Passive

Kalimat aktif (active voice) adalah kalimat dimana subject-nya melakukan pekerjaan, sebaliknya, kalimat pasif (passive voice) adalah kalimat dimana subject-nya dikenai pekerjaan oleh object kalimat. Active voice lebih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan passive voice. Namun demikian, sering kita temukan passive voice di surat-surat kabar, artikel-artikel di majalah-majalah dan tulisan-tulisan ilmiah. Passive voice digunakan karena object dari active voice merupakan informasi yang lebih penting dibandingkan dengan subject-nya.

Contoh :

  • Active : We fertilize the soil every 6 months
  • Passive: The soil is fertilized by us every 6 months

Dari contoh ini dapat kita lihat bahwa:

  1. Object dari active voice (the soil) menjadi subject dari passive voice
  2. Subject dari active voice (we) menjadi object dari passive voice. Perhatikan pula bahwa terjadi perubahan dari subject pronoun ‘we’ menjadi object pronoun ‘us’.
  3. Verb1 (fertilize) pada active voice menjadi verb3 (fertilized) pada passive voice.
  4. Ditambahkannya be ‘is’ di depan verb3. Be yang digunakan adalah tergantung pada subject passive voice dan tenses yang digunakan. (Perhatikan pola-pola passive voice di bawah).
  5. Ditambahkannya kata ‘by’ di belakang verb3. Namun, jika object dari passive voice dianggap tidak penting atau tidak diketahui, maka object biasanya tidak dikemukakan dan begitu pula kata ‘by’.
  6. Khusus untuk kalimat-kalimat progressive (present, past, past perfect, future, past future, dan past future perfect continuous, perlu menambahkan ‘being’ di depan verb3). Kalau tidak ditambahkan “being”, tensisnya akan berubah, bukan progressive/continuous lagi. Perhatikan contoh-contoh pada poin h – o di bawah.

Berdasarkan keenam poin di atas maka passive voice mengikuti pola sebagai berikut:

Subject + be + Verb3 + by + Object + modifier

Pola active dan passive voice pada tiap tensis

a. Jika active voice dalam simple present tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah is, am atau are.

Contoh:

  • Active : He meets them everyday.
  • Passive : They are met by him everyday.
  • Active : She waters this plant every two days.
  • Passive : This plant is watered by her every two days.

b. Jika active voice dalam simple past tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah was atau were

Contoh:

  • Active : He met them yesterday
  • Passive : They were met by him yesterday
  • Active : She watered this plant this morning
  • Passive : This plant was watered by her this morning

c. Jika active voice dalam present perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary has atau have, sehingga menjadi ‘has been’ atau ‘have been’

Contoh:

  • Active : He has met them
  • Passive : They have been met by him
  • Active : She has watered this plant for 5 minutes.
  • Passive : This plant has been watered by her for 5 minutes.

d. Jika active voice dalam past perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary had, sehingga menjadi had been

Contoh:

  • Active : He had met them before I came.
  • Passive : They had been met by him before I came.
  • Active : She had watered this plant for 5 minutes when I got here
  • Passive : This plant had been watered by her for 5 minutes when I got here

e. Jika active voice dalam simple future tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah be

Contoh:

  • Active : He will meet them tomorrow.
  • Passive : They will be met by him tomorrow.
  • Active : She will water this plant this afternoon.
  • Passive : This plant will be watered by her this afternoon.
  • Active : The farmers are going to harvest the crops next week
  • Passive : The crops are going to be harvested by the farmers next week.

f. Jika active voice dalam future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary will have, sehingga menjadi ‘will have been’

Contoh:

  • Active : He will have met them before I get there tomorrow.
  • Passive : They will have been met by him before I get there tomorrow.
  • Active : She will have watered this plant before I get here this afternoon.
  • Passive : This plant will have been watered by her before I get here this afternoon.

g. Jika active voice dalam past future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary would have, sehingga menjadi ‘would have been’.

Contoh:

  • Active : He would have met them.
  • Passive : They would have been met by him.
  • Active : She would have watered this plant.
  • Passive : This plant would have been watered by her.

h. Jika active voice dalam present continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (is, am atau are) + being.

Contoh:

  • Active : He is meeting them now.
  • Passive : They are being met by him now.
  • Active : She is watering this plant now.
  • Passive : This plant is being watered by her now.

i. Jika active voice dalam past continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (was atau were) + being.

Contoh:

  • Active : He was meeting them.
  • Passive : They were being met by him.
  • Active : She was watering this plant.
  • Passive : This plant was being watered by her.

j. Jika active voice dalam perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (has/have) been + being.

Contoh:

  • Active : He has been meeting them.
  • Passive : They have been being met by him.
  • Active : She has been watering this plant.
  • Passive : This plant has been being watered by her.

k. Jika active voice dalam past perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah had been + being.

Contoh:

  • Active : He had been meeting them.
  • Passive : They had been being met by him.
  • Active : She had been watering this plant.
  • Passive : This plant had been being watered by her.

l. Jika active voice dalam future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will be + being.

Contoh:

  • Active : He will be meeting them.
  • Passive : They will be being met by him.
  • Active : She will be watering this plant.
  • Passive : This plant will be being watered by her.

m. Jika active voice dalam past future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would be + being.

Contoh:

  • Active : He would be meeting them.
  • Passive : They would be being met by him.
  • Active : She would be watering this plant.
  • Passive : This plant would be being watered by her.

n. Jika active voice dalam future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will have been + being.

Contoh:

  • Active : He will have been meeting them.
  • Passive : They will have been being met by him.
  • Active : She will have been watering this plant.
  • Passive : This plant will have been being watered by her.

o. Jika active voice dalam past future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would have been + being.

Contoh:

  • Active : He would be meeting them.
  • Passive : They would be being met by him.
  • Active : She would be watering this plant.
  • Passive : This plant would be being watered by her.

Contoh-contoh yang lain:

  1. Koko’s nose is bleeding. He was punched by his friend right on his nose. (Hidung Koko sedang berdarah. Dia dipukul oleh temannya tepat di hidungnya).
  2. The Indonesian football team was beaten by the Saudi Arabian team. (Team sepakbola Indonesia dikalahkan oleh team arab Saudi).
  3. These plants were watered by my sister a few minutes ago. (Tanaman-tanaman ini disirami oleh adikku beberapa menit yang lalu).
  4. There is no meal left. All has been devoured by Yeyes. (Tidak ada makan yang tersisa. Semuanya telah dilahap habis oleh Yeyes).
  5. English is studied by all high school students. (Bahasa Inggris dipelajari oleh semua murid sekolah menengah lanjutan (SMP dan SMA).



http://swarabhaskara.com/miscellaneous/active-and-passive-voice/

Selasa, 25 Mei 2010

Masa Flashdisk Sudah Lewat, Google Doc Solusi nya

Emm, judul diatas memang agak provokatif. Tapi dengan kemajuan teknologi hal itu mungkin saja akan terjadi. Untuk apa kita membawa flash disk yang menyimpan file office kalau secara online dapat disimpan dan di ubah hanya berbekal browser ? ya, google doc menawarkan hal itu.

Google doc merupakan salah satu layanan dari google untuk menyimpan file office seperti word, excel , powerpoint. Selain sebagai tempat penyimpanan data file office google doc juga bisa digunakan untuk membuat file office secara online. Misalnya membuat file document Hasil nya bisa di export menjadi file .doc (microsof word). Selain sebagai tempat penyimpanan, google doc juga dapat di gunakan untuk mengubah / edit file yang di buat secara online ataupun file yang di upload dari computer.

Layanan Gratis dari google ini bisa menjadi alternative untuk penyimpanan tugas dan data karena bisa diakses dimana pun hanya dengan menggunakan browser. Selain itu file yang ada di google doc juga dapat di sharing bahkan di ubah secara bersamaan dengan rekan kita yang di beri otorisasi untuk melihat / mengedit file tersebut.

Untuk dapat menggunakan layanan ini anda bisa lansung ketik http://www.docs.google.com dan masukkan username serta password account gmail anda. Atau bisa melalui http://www.gmail.com setelah login klik documents. Setelah masuk dalam google doc anda tinggal pilih apakah akan membuat lansung online atau di upload dari komputer.

http://www.roabaca.com/