1. Jelaskan secara singkat apa yang anda ketahui tentang UDP?
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol Lapisan Transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP
2. Jelaskan perbedaan TCP dan UDP?
- Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connectionless dan tidak ada keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan benar.
- UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu UDP.
- UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima.
- TCP siaran tidak langsung, jadi gambar terlihat lebih jelas.
3. Berikan contoh aplikasi –aplikasi yang menggunakan protokol UDP, dan jelaskan bagaimana kerja aplikasi tersebut !
3.1 Domain Name System (DNS)
Cara kerjanya Pada komputer Client,
a. sebuah
program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP Address (forward
lookup query). Sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain
system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang
biasa disebut name server.
b. Name
server meng-cek ke local database, jika ditemukan, name server
mengembalikan IP Address ke resolver jika tidak ditemukan akan
meneruskan query tersebut ke name server root server.
c. Terakhir
barulah si client bisa secara langsung menghubungi sebuah website /
server yang diminta dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh
DNS server.
3.2 Video Streaming
a. Server and Client
Video streaming terbentuk hanya karena terdapat server (memiliki
jaringan serta ruang penyimpanan yang besar) dan klien (PC pribadi) yang
dapat berkomunikasi dalam bentuk bit.
b. Mentransfer Bit dan Bytes
Server menyimpan file video yang berisi beberapa bit dan byte – byte kode.
c. Membaca dan Menerima Film
Setelah server melakukan koneksi dengan remote client (komputer
pribadi), ia mulai mentransfer instruksi untuk memutar video di
computer dalam bentuk kode stream yang berukuran kecil.
d. Memerlukan Buffer
Computer menyimpan dan mengolah kode-kode video dalam file buffer,
sehingga tidak harus terus menerus harus tersambung ke server. Jika
koneksi terputus untuk sementara, maka server akan mengetahui sampai
sejuh mana file berhasil di buffer, untuk kemudian server amakn
mengirimkan kode-kode selanjutnya untuk memutar video.
e. Format dan Media Player
Untuk membaca kode-kode file yang diterima dari server tersebut,
diperlukan suatu cara. Jika kita langsung membukanya pada computer,
Anda tidak akan tahu bahwa file tersebut adalah file video.
3.3 Voice over IP (VoIP)
4. Bagaimana konsep Client Server dalam jaringan computer
Client-server adalah suatu bentuk arsitektur, dimana client adalah
perangkat yang menerima yang akan menampilkan dan menjalankan aplikasi
(software komputer) dan server adalah perangkat yang menyediakan dan
bertindak sebagai pengelola aplikasi, data, dan keamanannya. Server
biasanya terhubung dengan client melalui kabel UTP dan sebuah kartu
jaringan (network card). Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI
atau ISA.
Sebuah contoh dari aplikasi client-server sederhana adalah aplikasi web
yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP). Skrip ASP
akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information
Services), sementara skrip yang berjalan di pihak client akan dijalankan
oleh web browser pada komputer client (workstation). Client-server
merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database
sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database. Dengan metode
client-server database dapat diinstal pada komputer server dan
aplikasinya diinstal pada client.
5. Jelaskan secara singkat apa yang anda ketahui tentang Protokol Transport.
protocol transport berfungsi untuk menyediakan komunikasi logika antar
proses aplikasi yang berjalan pada host yang berbeda protokol transport
berjalan pada end systems. Pada layanan transport, satuan data yang
dipertukarkan disebut sebagai segment (TPDU = Transprot Protocol Data
Unit). Layanan transport menyediakan demultiplexing untuk dapat
mengirimkan segment ke proses lapisan aplikasi yang sesuai berdasar
alamat dan port proses tersebut. Selain itu juga melakukan multiplexing,
yang akan mengambil data dari beberapa proses aplikasi, dan membungkus
data dengan header. Multiplexing dan Demultiplexing di dasarkan pada
pengirim dan nomor port serta alamat IP penerima.
6. Dalam protokol transport terdapat dua protokol utama yaitu TCP and UDP, jelaskan perbedaan TCP dan UDP.
Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connectionless dan tidak ada
keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan
benar.
- UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP.
Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu
UDP.
-UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan
field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas
dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP
tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai
data tersebut diterima.
- UDP adalah siaran kangsung ex. Dalam televise gerakanya lemot dan ga bisa di ulang.
-TCP siaran tidak langsung, jadi gambar terlihat lebih jelas.
7. Berikan contoh aplikasi –aplikasi yang menggunakan protokol TCP, dan jelaskan bagaimana kerja aplikasi tersebut.
7.1 Telnet
Untuk dapat mengakses telnet,biasanya (dan seharusnya) kita memiliki
sebuah account atau login di komputer yang di tuju.Dan login tersebut
disertai password (kata kunci) sebagai verivikasi atau sebagai
legalisasi dari account yang kita masukkan,dan account tersebut di
berikan oleh sang administrator atau lembaga yang memiliki server yang
dapat di-TELNET.
-klik start button pada pojok kiri bawah
-klik Run
-Ketik TElnet
klik OK
Stelah aplikasi telnet jalan klik connect,kemudian editlah Remote System
seperti gambar di atas.jangan lupa untuk memakai VT 100 (besar),supaya
lancar membuka pine(email) dan menjalankan aplikasi lainnya seperti text
editor.
Host Name:isi dengan IP dari komputer yang akan kita tuju
Port: isikan Port ini dengan telnet
Term Type: Gunakan option VT 100 (huruf besar)
7.2 FTP (File Transfer Protocol)
- Buka YAST | Network Services | FTP Server
- Pada wizard pertama — Start-Up — Tentukan pilihan untuk Service Start.
Sebaiknya pilih when booting agar service FTP langsung berjalan pada
saat komputer dihidupkan. Untuk Switch On & Off
- Pada wizard kedua — General — tentukan banner Welcome Message
- Pada wizard ketiga — Performance — tentukan setting koneksi akan
diputus jika user idle alias tidak melakukan apa-apa selama sekian
menit, kemudian jumlah maksimum klien yang boleh mengakses dari 1 IP
- Pada wizard keempat — Authentication — tentukan siapa saja yang boleh mengakses FTP Server
- Pada wizard kelima — Expert Settings– tentukan pilihan untuk Passive
Mode, akses SSL (Secured Sockets Layer) dan setting Firewall
7.3 SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Simple
Mail Transfer Protocol (SMTP) didefinisikan dan digunakan dalam Internet
untuk mengirimkan electonic mail (E-mail). Cara kerja SMTP mirip
yang dilakukan oleh FTP. SMTP menggunakan beberapa spool dan queue.
Pesan yang dikirim oleh SMTP akan dikirimkan dalam queue. SMTP
akan menghindari membalas pesan dari queue jika dihubungkan ke
remote machine. Jika pesan tidak dapat dibalas dengan waktu yang telah
ditentukan maka pesan akan dikembalikan ke pengirim atau
dipindahkan. SMTP bekerja berdasarkan pengiriman end-to-end, dimana
SMTP client (pengirim) akan menghubungi SMTP server (penerima) untuk
segera mengirimkan email.
8. Jelaskan langkah dan prinsip kerja socket programming untuk komunikasi dua arah
Langkah – langkah yang dilakukan pada client dan server adalah sebagai
berikut :
1. Langkah – langkah dasar di client :
a. Membuka koneksi client ke server, yang di dalamnya adalah :
b Membuat socket dengan perintah socket()
c melakukan pengalamatan ke server.
d Menghubungi server dengan connect()
e. Melakukan komunikasi (mengirim dan menerima data), dengan
menggunakan perintah write() dan read()
2. Langkah – langkah dasar di server :
a. Membuat socket dengan perintah socket()
b. Mengikatkan socket kepada sebuah alamat network dengan perintah
bind()
c. Menyiapkan socket untuk menerima koneksi yang masuk dengan
perintah listen()
d. Menerima koneksi yang masuk ke server dengan perintah accept()
e. Melakukan komunikasi (mengirim dan menerima data), dengan
menggunakan perintah write() dan read()
Tidak ada komentar:
Posting Komentar